﷽
Ustadz Maududi Abdullah hafizahullohuta'ala
🗓️ Ahad, 21 Rabiul Akhir 1447 H
🗓️ 12 Oktober 2025
🕘 Ba'da Maghrib - Selesai
📍 Masjid Al-Aziz, Jl. Soekarno Hatta No. 662 – Bandung
📡 Live Streaming
https://www.youtube.com/watch?v=fR8qx8hn54w
ANTARA AKAL DAN SYARIAT
Mengapa perintah agama terkadang terasa tidak masuk akal bagi sebagian orang? Di mana batasan logikamu dalam menerima kebenaran mutlak? Tabligh Akbar kali ini akan mengupas Akal dan Syariat dalam bingkai keimanan. Pahami peran akal yang sesungguhnya agar ia menjadi kendaraan menuju ketaatan, bukan jurang keraguan.
Surah Al-Qashash ayat 77
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi; dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.
Allah memberikan semua karunia pada kita berupa fasilitas dunia yang kita gunakan untuk beribadah untuk kepentingan akhirat, apapun jenis ibadah yang dilakukan tanpa didasari dengan tauhid maka amal ibadah itu tidak akan bernilai ibadah.
Surah Az-Zumar ayat 65
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: ‘Jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu, dan tentulah engkau termasuk orang-orang yang merugi.
Banyak saat ini orang yang mengagung-agungkan akal dan logikanya melebihi syariat, syariat Allah turunkan tidak bertabrakan dengan akal dan bertujuan untuk mengarahkan akal kejalan yang benar.
Mengapa akal dan logika tidak layak didahulukan dari syariat :
1. Logika tidak layak dijadikan syariat, syariat itu sesuai dengan syariat Allah dan Sunnah Rasulullah.
2. Logika adalah ilmu manusia, sehingga memiliki keterbatasan dikarenakan akal manusia yang terbatas.
Surah An-Najm (53) ayat 3–4
وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ
إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ
Dan tidaklah dia (Muhammad) berbicara menurut kemauan hawa nafsunya.
Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
Akal manusia dapat dipengaruhi faktor yang diluar akal itu sendiri, banyak hal yang ada disekitarnya seperti lingkungan, kemajuan zaman, pendidikan, doktrin orangtua, dll.
3. Bahasan syariat banyak membahas hal-hal yang berkaitan dengan hal-hal yang ghaib. Sebagai contoh pembahasan adzab kubur dan nikmat kubur.
4. Akal sangat mungkin terpengaruhi oleh gangguan dan godaan syaitan.
5. Allah tidak pernah dan tidak mungkin salah, berbeda dengan akal yang memiliki keterbatasan dan mungkin salah.
Sikap orang beriman bila datang syariat dari Allah dan Rasulullah adalah beriman sami'na wa atho'na terhadap syariat Allah, Surah Al-Baqarah 285 :
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ...
Rasul telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.
Dalam Al Qur'an banyak ayat yang mengajak akal untuk berfikir pada Surah At-Thur (52): Ayat 35
أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ
Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun, ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri) ?
Surah Al-Mu’minun (23): Ayat 115
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
Maka apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu secara sia-sia (tanpa tujuan), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami ?
Surah An-Nisa (4): Ayat 59
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Jazakumullahu khayr
Barakallahu fiikum.
Sunday, October 12, 2025
Antara akal dan syariat
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Sebab-sebab Hati Berpenyakit
﷽ 📘 Kitab Al-Bahrur Raa’iq fi Az-Zuhd war-Raqaa’iq karya Syaikh Dr. Ahmad Farid Ustadz Ahmad Bazher hafizhahullahu ta’ala 🗓️ Sabtu Pagi,...
-
intitle:"index of" "/usernames" intext:"-----BEGIN CERTIFICATE-----" ext:txt intitle:"index of" ...
-
﷽ This is just a 5 minutes article on howto install Anydesk on Debian based Linux (Kali/Parrot/Ubuntu). # Update and preparation : $ s...
No comments:
Post a Comment